Pernah denger kata-kata itu?
Yaa.. kalimat yang berulang kali diucapkan sama ART nya FS dalam sidangnya sebagai salah satu saksi, yang kemudian dituding sebagai kebohongan oleh hakim. Memang sii, kalimat ini mujarab banget buat mengelak dari pertanyaan yang kita gak mau jawab padahal kita tau jawabannya. Kalo ngucapnya sekali dua kali sii gak masalah, mungkin. Salahnya, si mbak berulang-ulang kali menjawab dengan jawaban yang sama, bahkan dengan pertanyaan yang seharusnya dia tau jawabannya.
"Saya Tidak Tahu.."
"Lupa.."
adalah salah dua kalimat yang bisa menghindarkan kita dari berondongan pertanyaan-pertanyaan lain yang beranak dari jawaban yang akan kita kasih sebelumnya. Hal ini juga yang sempet dilakuin sama seseorang saat saya menanyakan beberapa hal yang "seharusnya" beliau masih ingat. Dan jawaban tersebut sukses bikin saya skak mat karena gak bisa ngorek dan nanya hal lainnya.
Tapi, lain saya lain hakim.
Semoga saja pengalaman dan jam terbang yang tinggi bisa membuat hakim bijak dalam menentukan mana yang salah dan mana yang benar. Semoga kasus ini selesai dengan aparat yang senantiasa menjunjung tinggi keadilan dan kejujuran dalam setiap pengambilan keputusannya. Aamiin...