Bab penyangkalan dan mencari kebenaran itu datang, disaat semua hal yang ada terlihat begitu janggal dan tak masuk akal. Satu persatu kebenaran itu terlihat dan semakin jelas, bahwa ada sesuatu yang berada diluar kuasaku yang sedang berusaha menghancurkan apa yang sudah kubangun.
Setelah bab penyangkalan, dan mencari kebenaran atas semua dugaan yang sempat mempengaruhi kesehatan jiwa itu selesai. Akhirnya, aku telah tiba pada bab penerimaan (accepted). Menerima segala bentuk kesalahan yang sudah dilakukan, menerima bahwasanya ada andil saya dalam permasalahan yang menguras tenaga dan bahwa memaafkan selalu bukan tentang melupakan namun belajar menerima keadaan.
Kemudian pada hari ini, aku masuk kedalam bab paling sulit. Bab yang entah bisa kulewati dengan tetap tersenyum atau tidak. Yaitu, bab merelakan, melepaskan dan mengikhlaskan. berserah dan pasrah atas apa mau Tuhan terhadap jalan hidup yang sedang dilalui. Apa rencana terbaikNYA yang bisa membangkitkan dan memulihkan semua ini.