Minggu, 29 Oktober 2017

Note To My Self

Siang ini iseng buka sosmed. Twitter. gak sengaja baca berita yang bikin gw merinding, sedih sekaligus bangga. Berita ini di posting dari akun Instagramnya Ustad Yusuf Mansur yang di link  ke Twitter sama beliau. Isi beritanya ada foto (yaiyalaah namanya nge-link dari Instagram) dan caption yang bikin makjleb.

Ini foto yang beliau share di IG

"Kenapa kok lo merinding, sedih dan bangga bacanya, cuy?"

Ya, gw merinding. Gimana gak merinding baca berita seorang Angelina Sondakh yang ada di dalam sel tahanan, bisa hapal 5 Juz Al-Quran. Padahal beliau dari kecil bukan seorang muslim. Lah GUE??
Masya Allaah...

Sedih. Sedih banget kalo look on my self. Pas lagi baca berita ini pas liat ke diri sendiri. Lo udah apal berapa Juz?? Lahir dan besar dalam status muslimah. Mengenal Al-Quran dari jaman Al-Quran masih belom berwarna-warni bak pelangi kayak jaman sekarang. Itu baru ngapalnya aja udah kalah telak. Gimana memahaminya?? bolak balik baca Al-Fatihah aja masih cuman sekedar : BACA.
Yaaa... Allaaah...

Bangga. Beliau ini bahkan dalam keadaan tekurung, kehilangan kebebasan dan gak bisa ketemu keluarganya ajaa bisa lho ngapalin Al-Quran. Lah GUE?? udah bisa selonjoran di ruang ber-AC, nyaman dan selalu ngeliat si pujaan hati, tapi gak ada progres!
Innalillaaahi...

Ini Caption dari postingan pak Ustad
Nah itu, caption dari foto yang diunggah pak Ustad di IG nya..

Jleb banget gak siiihh...
Yaa.. Allah... Udah aib ditutupin sama Allah, gak kena hukuman di dunia, gak dipermalukan sama Allah, tapi masiiih aja gak bersyukur dengan selalu mengingatNYA, membaca kitabNYA, dan berusaha menghapal isinya.

Semoga hal ini bisa jadi cambuk buat kita (gw khususnya) untuk lebih ikhtiar lagi di jalanNYA. Semoga Allah selalu memberikan kekuatan dan kemudahan buat kita semua dalam menjalaninya. Aamiin..

Rabu, 13 September 2017

Buat Apa?

"Buat apa kamu mengumbar kejelekan orang lain, sementara Allah telah menutupi semua aib dan kejelekanmu. Jika DIA mengungkapkan segala keburukanmu, bisa jadi kamu lebih buruk daripada orang yang telah kamu umbar kejelekannya"

Selasa, 12 September 2017

Untuk Menjadi Biasa

Kenapa seseorang sulit melupakan orang lain?
Karena mereka terbiasa mengingat kenangan manis dengan orang itu, tidak pernah mencoba untuk melupakan orang itu dan tidak membiasakan diri untuk tidak mengingatnya.

Kenapa seseorang selalu gagal move on dari kisah cinta mereka?
Karena mereka tidak berniat melupakan dan tidak berusaha mengganti yang lalu dengan yang lain.

Kenapa seseorang mudah mengganti pacar sesuka hati?
Karena mereka memang tidak ingin terikat terlalu jauh dengan semua pacarnya. Sehingga tidak perlu ada yang harus diingat dari sang mantan. Mereka juga terbiasa melupakan apa yang sudah terjadi dimasa lalu agar tidak menghambat laju kehidupan masa depan.

Dan itu yang sedang saya lakukan.

Untuk menjadi bisa karena terbiasa.

Untuk tidak banyak bicara.
Untuk tidak menyapa.
Untuk tidak peduli.
Bahkan untuk tidak saling kenal.

Kamis, 24 Agustus 2017

Sudahkah Kita?

"Untuk apa kamu mencemaskan apa yang sudah Allah pastikan untukmu (rejeki) sedangkan kamu tidak mencemaskan apa yang tidak dipastikanNYA bagimu (kematian)"
Pernah sekali baca quote macem itu tapi lupa dimana. Bener banget. Kita kadang suka mencemaskan apa yang sudah Allah takdirkan buat kita. Rejeki, baik itu harta, tahta, anak ataupun jodoh. Tapi kita selalu lupa akan apa yang tidak IA pastikan untuk kita. Kematian. Surga.

Jika kita selalu memperbaiki diri, memantaskan diri, meng-upgrade kemampuan demi mendapatkan apa yang sudah ditakdirkan dan dipersiapkan Allah untuk kita, apakah kita sudah mempersiapkan amal dan ibadah untuk menyambut kematian kita??

Jika kita sudah berusaha dan berdoa demi apa yang sudah dipastikanNYA untuk kita, apakah kita sudah bersedekah dan beristigfar sembari menunggu kematian kita??

Ya Allaah... Cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat.

Selasa, 08 Agustus 2017

Ramadhan 2017

Alhamdulillah dalam kurun waktu 7 tahun, kegiatan ini udah menjadi kegiatan rutin kami tiap tahunnya. Selain sebagai ajang kumpul-kumpul, silaturahmi dan berbagi kabar bahagia, ini juga menjadi salah satu cara kami bersyukur atas nikmat dan karunia yang sudah Allah berikan kepada kami.

Setelah sebelumnya acara yang sama dilakukan di daerah Jakarta, Bogor dan sekitarnya, sekarang giliran Bekasi yang kami sambangi. Lokasinya di daerah Kranji. kalo liat di peta sih deket sama pasar Kranji dan stasiun Kranji. tapi kalo dijalanin, jauh banget rasanya. hehee.. maklum, macet.

Adik-adik di Yayasan Al-Karomah Bhakti Insani

Nah, itu dia keceriaan kami dalam acara Buka Puasa Bersama dan Pemberian Santunan yang kemarin diadakan pada tanggal 17 Juni 2017 di Yayasan Al-Karomah Bhakti Insani. Adik-adiknya terlihat ceria dan bahagia yaa?? yaaa... semua gak terlepas dari kebaikan dan keikhlasan temen-temen semua yang sudah membantu mensukseskan acara ini.

Dalam blog ini, saya mewakili temen-temen "panitia" dan adik-adik semua mengucapkan banyaaakk sekali terimakasih atas dukungan doa, tenaga, dan donasinya buat rekan-rekan semua yang sudah ikut berpartisipasi. Semoga kita masih diberikan kesehatan sehingga bisa dipertemukan kembali pada bulan Ramadhan tahun berikutnya. Dan semoga juga acara ini gak akan berhenti sampai di tahun ini saja. Insya Allah akan ada acara ini tiap tahunnya dengan rangkaian acara, jumlah adik-adik sampai dengan donasi yang lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Aaaammiiinn...

Pemberian santunan

Mohon doanya yaa teman-teman :)