Menjadi
wanita hamil adalah anugerah yang bisa di dapat sama seorang wanita, karna gak
semua wanita bisa merasakannya. Dan itu adalah hal yang istimewa karna bisa
mengandung janin sendiri yang dibuat dengan penuh cinta. Dan bisa mencintai
janin adalah hal bodoh yang dilakukan semua wanita hamil di dunia. Bayangkan
saja, bertemu wajah saja tidak pernah tapi sangat merindukan dan mendambakan
pertemuan setelah ± 9 bulan mengandung. Indah dan mengesankan, menurut gw.
Tapi
sayangnya tidak semua orang hamil disukai oleh orang-orang disekitarnya. Gw termasuk
salah satu dari ibu hamil yang dibenci dan dianggap freak. Tapi biarlah, dia
yang benci kan gak tau kenapa gw begitu dan begini. Ada juga temen gw yang
maki-maki ibu hamil di status bbmnya. Adalagi anak muda yang ngejek ibu hamil
di media sosial sampai-sampai yang bersangkutan jadi musuh bersama dan akhirnya
minta maaf ke semua ibu hamil yang ikutan marah (termasuk gw). Ada juga temen
gw yang lagi hamil yang dianggep “asas manfaat” atas kehamilannya demi dapetin
kursi prioritas di kereta.
Oh maigaaatt.......
asal kalian tau, kalo kami bisa, kami gak akan minta bantuan kalian.
Banyak
orang yang menganggap wanita hamil adalah orang sakit yang lemah dan
menyebalkan. Atau bahkan mereka adalah orang yang selalu ingin dinomorsatukan
tanpa menghiraukan orang lain yang mungkin saja gak bisa dinomorduakan. Ada
juga beberapa yang berpikir bahwa wanita hamil adalah makhluk paling sensitif
yang patut di isolasi dalam lingkup mereka sendiri tanpa ada orang lain.
Huufh.......
Orang yang
berpikir seperti itu biasanya, -sekali lagi- biasanyaaa belum pernah merasakan
bagaimana hamil :)
Secara fisik, kondisi wanita hamil
memang lebih lemah daripada wanita pada umumnya meskipun dalam keadaan sehat,
cukup makan dan cukup istirahat. Lemah di sini bukan disamakan dengan tidak
berdaya dan harus didampingin kemana-mana, tapi dalam kondisi yang bisa
melakukan apa yang orang lain lakukan hanya aja waktu yang dibutuhkan berbeda,
bisa lebih lama bisa juga lebih cepat. Misalnya, kalo lagi naik tangga pasti
butuh waktu lebih lama dari yang gak hamil, tapi kalo disuruh berdiri pasti gak
kuat tahan lama daripada yang gak hamil.
Apalagi kalo ngomongin psikologis. Belum
pernah baca sih sebelumnya tentang hal ini, tapi emang biasanya wanita hamil
lebih emosional dibanding biasanya. Gw ngomong gini karna gw udah pernah
ngadepin ibu hamil dan juga pernah hamil. Memang bener mereka semua sensitif. Bukan
hanya ketika sedih atau marah tapi juga ketika bahagia. Ada aja yang bikin
orang lain salah di mata dia atau yang bikin dia sedih padahal mah biasa aja. Dan
ini biasanya yang gak diketahui sama banyak orang dan menganggap wanita hamil
itu “aneh”. Ya gimana gak aneh wong moodnya selalu berubah-ubah gak tentu kayak
cuaca pas lagi pancaroba.
Jadi yaaaa....
Buat kalian yang menganggap wanita
hamil itu Freak, nyebelin, bikin
kesel, Moody, gak banget dan
lain-lain yang jelek-jeleeekk... Itulah sedikit alasan kenapa mereka seperti
itu. Salah di mata kalian memang, tapi mau bagaimana lagi? Tunggu saja sampai
suatu saat kalian ada di posisi mereka dan merasakan hal yang sama :)
-Dan semoga kalian diberikan berkah
untuk bisa menjadi seorang wanita hamil-
Apa mereka tidak tahu kalau wanita hamil itu akan disucikan pada saat melahirkan ?
BalasHapus