"Untuk apa kamu mencemaskan apa yang sudah Allah pastikan untukmu (rejeki) sedangkan kamu tidak mencemaskan apa yang tidak dipastikanNYA bagimu (kematian)"
Jika kita selalu memperbaiki diri, memantaskan diri, meng-upgrade kemampuan demi mendapatkan apa yang sudah ditakdirkan dan dipersiapkan Allah untuk kita, apakah kita sudah mempersiapkan amal dan ibadah untuk menyambut kematian kita??
Jika kita sudah berusaha dan berdoa demi apa yang sudah dipastikanNYA untuk kita, apakah kita sudah bersedekah dan beristigfar sembari menunggu kematian kita??
Ya Allaah... Cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar